1 Hari 1 Malam
Admin Dewiga
23 September 2026
Desa Wisata Gabugan
187 kali

Kabar membanggakan datang dari Desa Wisata Gabugan. Pada 22 September 2026, Desa Wisata Gabugan berhasil meraih Juara 3 Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026 dengan perolehan skor 5.260.
Penghargaan tersebut diberikan dalam acara Penganugerahan Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata DIY, bertempat di Hotel Grand Rohan, Banguntapan, Bantul. Desa Wisata Gabugan berada di posisi ketiga setelah Desa Wisata Sidorejo dengan skor 5.280 dan Desa Wisata Kaji dengan skor 5.265.
Momen tersebut menjadi semakin istimewa karena penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Dalam acara penganugerahan tersebut, pencapaian Desa Wisata Gabugan juga turut disaksikan oleh Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si., Panewu Turi Joko Susilo, S.P., M.Si., serta Lurah Donokerto R. Waluyo Jati, S.T., bersama pengelola Desa Wisata Gabugan dan para pihak terkait lainnya.
Kehadiran unsur pemerintah dari tingkat kalurahan, kapanewon, kabupaten hingga provinsi menjadi dukungan yang berarti bagi perjalanan Desa Wisata Gabugan dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.
Desa Wisata Gabugan menjadi salah satu perwakilan Kabupaten Sleman dalam Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY Tahun 2026.
Sebelum sampai pada malam penganugerahan, proses penilaian telah berlangsung sejak Mei hingga Agustus 2026 melalui kunjungan lapangan oleh tim juri pentahelix. Penilaian dilakukan tanpa pemberitahuan jadwal kepada peserta untuk memperoleh gambaran yang lebih objektif mengenai kondisi dan tata kelola desa wisata.
Penilaian tidak hanya berfokus pada daya tarik wisata. Berbagai aspek turut menjadi bagian dari evaluasi, mulai dari tata kelola, pelestarian sosial dan budaya, dampak ekonomi bagi masyarakat, hingga keberlanjutan lingkungan.
Lomba ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan Community-Based Tourism (CBT), yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam merencanakan, mengelola, mengambil keputusan, dan menerima manfaat dari aktivitas pariwisata.
Setelah melalui rangkaian penilaian tersebut, Desa Wisata Gabugan berhasil memperoleh skor 5.260 dan meraih Juara 3 Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY Tahun 2026.
Penghargaan yang diterima langsung dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan pengembangan Desa Wisata Gabugan.
Namun bagi Gabugan, penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan.
Capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus bahan evaluasi dan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan, pelayanan, pengalaman wisata, promosi, serta manfaat keberadaan desa wisata bagi masyarakat.
Di balik sebuah penghargaan terdapat perjalanan panjang yang tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.
Prestasi Desa Wisata Gabugan merupakan hasil dari keterlibatan dan semangat bersama masyarakat, pengelola desa wisata, pelaku UMKM, pelaku seni dan budaya, kelompok masyarakat, pemerintah, mitra, serta berbagai pihak yang selama ini turut mendukung perkembangan Desa Wisata Gabugan.
Mulai dari menjaga lingkungan, menerima dan mendampingi tamu, menyediakan homestay, mempertahankan kegiatan pertanian, melestarikan kesenian dan tradisi, mengembangkan kuliner dan produk lokal, hingga memperkenalkan Gabugan melalui media digital, setiap kontribusi menjadi bagian dari perjalanan tersebut.
Semangat gotong royong inilah yang menjadi salah satu kekuatan utama Desa Wisata Gabugan.
Desa Wisata Gabugan terus membawa semangat Rural Culture Experience, yaitu menghadirkan pengalaman bagi wisatawan untuk mengenal dan belajar langsung dari kehidupan masyarakat pedesaan.
Pengalaman tersebut diwujudkan melalui berbagai aktivitas edukatif, mulai dari kegiatan pertanian seperti membajak sawah, menanam padi dan mengenal kebun salak, hingga kegiatan budaya seperti membatik, karawitan, membuat kuliner tradisional, serta berbagai bentuk interaksi langsung bersama masyarakat.
Melalui pengalaman tersebut, Desa Wisata Gabugan tidak hanya ingin menjadi tempat yang dikunjungi, tetapi menjadi ruang belajar, ruang interaksi, dan ruang untuk mengenal kehidupan serta budaya masyarakat secara lebih dekat.
Kehadiran Lurah Donokerto R. Waluyo Jati, S.T., Panewu Turi Joko Susilo, S.P., M.Si., Bupati Sleman H. Harda Kiswaya, S.E., M.Si., serta Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam momentum penganugerahan ini menjadi bagian penting dari perjalanan dan dukungan terhadap pengembangan desa wisata.
Bupati Sleman Harda Kiswaya juga menyampaikan apresiasi kepada pengelola desa wisata atas prestasi yang berhasil diraih. Pencapaian tersebut diharapkan menjadi pemicu semangat bagi pengelola desa wisata untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas pariwisata berbasis masyarakat.
Bagi Desa Wisata Gabugan, dukungan dan kolaborasi dari berbagai tingkatan pemerintahan menjadi modal penting untuk terus meningkatkan kualitas destinasi tanpa meninggalkan karakter, budaya, dan kehidupan masyarakat yang menjadi identitas Gabugan.
Meraih Juara 3 Lomba Desa/Kampung Wisata Tingkat DIY Tahun 2026 bukan hanya tentang sebuah peringkat.
Penghargaan ini menjadi momentum bagi Desa Wisata Gabugan untuk melakukan evaluasi sekaligus melangkah lebih jauh.
Ke depan, pengembangan akan terus diarahkan pada peningkatan kualitas pengalaman wisata, penguatan sumber daya manusia dan kelembagaan, pelestarian budaya serta lingkungan, pemanfaatan teknologi dan media digital, pengembangan produk lokal, serta peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dengan tetap menjaga karakter dan nilai kehidupan pedesaan, Desa Wisata Gabugan berharap dapat terus tumbuh menjadi destinasi wisata edukasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pencapaian ini menjadi kebanggaan sekaligus hasil kerja bersama.
Desa Wisata Gabugan menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Dusun Gabugan, Pemerintah Kalurahan Donokerto, Pemerintah Kapanewon Turi, Pemerintah Kabupaten Sleman, Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Pemerintah Daerah DIY, Dinas Pariwisata DIY, seluruh mitra, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dan pendampingan.
Terima kasih juga kepada seluruh tamu dan wisatawan yang telah datang, belajar, berbagi cerita, dan menjadi bagian dari perjalanan Desa Wisata Gabugan.
Penghargaan ini bukan hanya milik pengelola. Ini adalah pencapaian bersama masyarakat Gabugan.
Perjalanan masih panjang. Semoga pencapaian ini menjadi energi baru untuk terus belajar, berinovasi, menjaga budaya, merawat lingkungan, dan menghadirkan pengalaman yang semakin bermakna.
Rural Culture Experience — Merasakan Hidup, Belajar dari Desa.
Asisten AI Desa Wisata Gabugan